SAHABAT Remaja Harapan, Insya
Allah besok (5/11/2013) kita akan memasuki tahun baru yakni tahun baru 1
Muharram 1435 Hijriyah. Lantas apa makna tahun bagi kita sebagai remaja?
Sejarah Tahun Baru Islam
Sahabat remaja harapan, tahukah
kamu sejarah tahun baru Islam? Tahun baru Islam atau tahun baru Hijriyah berawal pada masa Khalifah Umar bin Khatab. Salah
satu riwayat menyebutkan yaitu ketika khalifah mendapat surat balasan yang
mengkritik bahwa suratnya terdahulu dikirim tanpa angka tahun. Beliau lalu
bermusyawarah dengan para shahabat dan singkat kata, mereka pun bersepakat untuk
menjadikan momentum tahun di mana terjadi peristiwa hijrah nabi sebagai awal
mula perhitungan tahun dalam Islam.
Para shahabat menjadikan peristiwa
hijrah nabi sebagai titik tolak awal perhitungan kalender Islam. Peristiwa hijrah itu menjadi
momentum di mana umat Islam secara resmi menjadi sebuah badan hukum yang
berdaulat, diakui keberadaannya secara hukum internasional. Sejak peristiwa hijrah itulah umat
Islam punya sistem undang-undang formal, punya pemerintahan resmi dan punya
jati diri sebagai sebuah negara yang berdaulat. Sejak itu hukum Islam tegak dan
legitimasi, bukan aturan liar
tanpa dasar hukum. Dan sejak itulah hukum qishash dan hudud seperti memotong
tangan pencuri, merajam/mencambuk pezina, menyalib pembuat huru-hara dan
sebagainya mulai berlaku. Dan sejak itulah umat Islam bisa duduk sejajar dengan
negara/kerajaan lain dalam percaturan dunia international.
Remaja dan Tahun Baru Islam
Seperti kita ketahui, momentum tahun baru Islam berawal dari hijrah Nabi
Muhammad dan para shahabat dari Mekah ke Madinah. Hijrah secara bahasa artinya
berpindah. Di tahun baru 1 Muharram 1435 Hijriyah tentunya kamu punya segudang
harapan. Iya kan sob? Sebagai remaja tentunya kita mengharapkan hari esok lebih
baik dari hari ini. Aamiin. Terus, apa makna yang bisa ambil dari momentum
tahun baru Islam ini?
1. Hijrah dari kemalasan menuju semangat
Sob, kita kan remaja (ya iyalah siapa yang bilang kakek-kakek) di tahun
baru ini harus berhijrah. Hijrah dari kemalasan menuju semangat. Bagi kamu yang
masih malas belajar, ayo mulai sekarang kamu harus semangat. Malas sarapan
pagi, ayo biasakan sarapan. Cemungut yaa... buktikan bahwa kamu remaja harapan
bukan remaja bulukan,hee.
2. Hijrah dari solat bolong-bolong menuju 5 waktu
Apakah sholat wajib (5 waktu) kamu masih bolong-bolong? Kalau iya, mari
kita bermuhasabah (evaluasi diri). Di tahun baru Islam ini mari kita niatkan
dan tekadkan untuk merubah kebiasaan tidak baik ini. Yuk, mari kita perbaiki
sholat 5 waktu kita dari yang bolong-bolong menuju sempurna 5 waktu. Aku sangat
sulit untuk sholat waktu? Tenang sob, semuanya perlu proses. Bagi kamu yang
baru rajin sholat magrib doang, alhamdulillah. mari kita niatkan untuk menambahnya,
magrib sudah, tinggal ditambah sholat yang lain. Aku yakin kita pasti bisa
untuk sholat 5 waktu. Cemungut, cemungut!
3. Hijrah dari menyakiti orangtua menuju berbakti
Semuanya masih punya orangtua kan? Bagi yang masih punya bersyukurlah, bagi
yang sudah tidak ada semoga orangtuanya ditempatkan di surga oleh Allah swt. Sob,
sudahkah kita membalas jasa orang tua kita? Apakah lebih banyak jasa yang kita
berikan ke orangtua ataukah sakit hati yang dirasakan oleh ibu bapak kita? Di tahun
baru Islam ini, yuk kita maaf ke orangtua kita. Mari kita niatkan untuk berhijrah
membahagiakan orangtua.
4. Hijrah dari tak punya mimpi menuju cita-cita
Apa cita-citamu? Dokter, pengusaha, guru, atau yang lainnya? Sob, banyak
diantara teman-teman kita yang belum punya cita-cita. Bagi yang belum punya
cita-cita, ayo segera bangun mimpi (bukan mimpi tidur ya...) untuk wujudkan
cita-citamu. Gapailah cita-citamu setinggi bintang di langit.
Semoga di tahun Islam 1 Muharram 1435 Hijriyah ini lebih baik dari tahun
sebelumnya. Selamat berhijrah..[]


0 komentar:
Posting Komentar